27 Tahun Bekerja di Bidang Notariat, Tri Firdaus Akbarsyah Ungkap Tantangan Terbesar sebagai Notaris
2 menit baca Sumber: hops.id
JAKARTA - Tri Firdaus Akbarsyah telah berkecimpung di dunia notariat selama 27 tahun dan didapuk menjadi Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia (INI) pada 2023 lalu. Karirnya di dunia notariat dimulai sejak menempuh pendidikan di Universitas Indonesia pada 1995, dan diangkat sebagai notaris pada 1998. Ia mengaku tantangan terbesar sebagai notaris adalah harus terus membekali diri dengan regulasi terbaru yang dinamis dan terus berkembang dari berbagai instansi.
"Tantangan saya sih... Dalam pekerjaan, dalam profesi. Tantangan yang berat itu dalam hal kita harus setiap saat, setiap waktu harus mengikuti aturan-aturan, harus mengetahui aturan-aturan dari setiap instansi."
Hal ini untuk mengakomodir kebutuhan kliennya sekaligus memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. "Kayak BKPM, ada peraturan baru itu harus kita kuasai. Misalnya ada orang asing datang ke Indonesia mau bikin perusahaan. Bidang usahanya apa, kita harus tahu." Menurutnya, terus belajar harus tetap dilakukan meski telah berstatus senior. "Terus ada orang asing mau datang ke sini, mau bikin kooperasi, boleh nggak? Itu harus kita ketahui. Itu tantangan-tantangan yang berat yang harus kita pelajari, harus kita baca. Meskipun udah senior, belajar terus.
Tri Firdaus Akbarsyah mengaku mendapat kepuasan tersendiri setiap kali bisa membantu orang melalui pekerjaannya. "Membantu masyarakat, bisa menyelesaikan persoalan-persoalannya dari sisi notariat itu ada satu kepuasan bantin. Jadi kalau kita senang bantu orang, ada kan tipe-tipe orang yang bantu, bantu dia senang, kita puas," katanya. Selama terjun di bidang notariat, Tri Firdaus Akbarsyah juga aktif membantu memberikan perlindungan hukum bagi mereka yang membutuhkan.
"Saya 2002 masuk Jakarta, 2006 sudah membantu teman-teman di pengurusan pusat. Saya membantu teman-teman dulu di bidang pengayoman. Bidang pengayoman ini bidang apa? Bidang pengayoman ini bidang yang membantu teman-teman yang bermasalah atau teman-teman yang terkait masalah hukum."
Pernah menjabat sebagai Majelis Pengawas pada 2009 hingga Sekjen pada 2016, kini Tri Firdaus Akbarsyah menduuki jabatan sebagai Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia (2023–2026). "Jadi dengan saya membantu pada saat itu saya sebagai di bidang pengayoman membantu teman-teman sampai dengan 2009 saya Majelis Pengawas. Di daerah sampai 2012. Lalu saya tetap di bidang pengayuman baik di IPAT ataupun di INI. Dan di 2016 saya menjadi sekjen."
"Jadi dengan saya membantu pada saat itu saya sebagai di bidang pengayoman membantu teman-teman sampai dengan 2009 saya Majelis Pengawas. Di daerah sampai 2012. Lalu saya tetap di bidang pengayuman baik di IPAT ataupun di INI. Dan di 2016 saya menjadi sekjen."